Kamis, 09 Juni 2016

MENILIK KEINDAHAN TERSEMBUNYI AIR TERJUN JANTUR DOYAM (PART II)






Di area wisata khususnyaanda dapat melihat pohon-pohon yang  tinggi menjulangyang dapatdinikmati sambil bersantai dan menyegarkan kembali fikiran sebelum kembali beraktifitas tidak ada salahnya   jika anda memilih objek wisata air terjun jantur doyam, sebagai pilihan tempat wisata bersama keluarga atau teman untuk melepas lelah. Ajak keluarga dan teman-teman untuk berwisata di sini…Sampaikan pada teman-teman, keluarga atau siapa saja, yang belum tahu tentang ng objek wisata ini, untuk turut berpartisipasi memajukan pariwisata Kabupaten Barito Utara. Keluarga besar Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Barito Utara menghimbauketika berkunjung ke Air Terjun Jantur Doyam, perlu memperhatikan beberapa hal seperti kebersihan lingkungan di sekitar kawasan wisata air terjun jantur doyam, tidak membuang sampah di sekitar air terjun dan sungai, dan buanglah sampah pada tempat yg semestinya, serta himbauan kepada yang membawa anak-anak, agar menjaganya dengan baik;Pastikan anda akan berkunjung di objek wisata milik kita bersama ini.Selamat menikmati keindahan Air Terjun Jantur Doyam Terima kasih.
 








MENILIK KEINDAHAN TERSEMBUNYI AIR TERJUN JANTUR DOYAM (PART I)

Kabupaten Barito Utara memiliki banyak sekali destinasi wisata alam, budaya dan juga sejarah yang menarik untuk dikunjungi, terdiri dari Pegunungan, Air Terjun, Danau, Goa, Jeram, Gunung, Rumah Betang, Kapal Perang Penjajah Belanda, Taman Rekreasi, Bumi Perkemahan serta Makam Serdadu Belanda.

Lokasi Air Terjun Jantur Doyam terletak ± 18 Km dari Pusat Kota Muara Teweh, dengan ketinggian air terjun 4 meter dan 1 meter, terdiri dari 2 tingkatan, terletak dalam Wilayah Kecamatan Lahei Barat, Desa Nihan. Saat ini dikelola secara intensif oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Utara. Air Terjun ini dikenal oleh masyarakat Kabupaten Barito Utara sebagai obyek wisata yang mudah dijangkau untuk dikunjungi berwisata melihat dan menikmati  keajaiban alam, mandi serta berphoto bersama dengan teman-teman maupun sanak keluarga, hijaunya hutan belantara dengan berbagai jenis pepohonan yang tumbuh rindang selama ini dipelihara sehingga dapat memberikan kesejukan maupun kesegaran alam yang masih asli bagi setiap pengunjung. Saat ini Kawasan Obyek Wisata Air Terjun Jantur Doyam telah dikelola dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara, mengingat Obyek Wisata ini merupakan Air Terjun yang berada cukup dekat dengan Ibukota Kabupaten Barito Utara, yaitu 18 (Delapan belas) km saja. Selama menyusuri  jalan menuju Objek Wisata Air Terjun Jantur Doyam,di kiri kanan jalan pengunjung dapat menikmati indahnya pepohonan hijau yang rindang, merasakan sejuknya udara segar, sayup-sayup terdengar suara gemuruh dan gemercik air yang semakin membuat pengunjung penasaran untuk segera dapat melihatnya. untuk ingin mencapai air terjun, pengunjung dapat menuruni tangga kayu ulin yang telah disediakan oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Barito Utara. Di antara tangga terdapat gazebo atau tempat beristirahat yang dapat dimanfaatkan untuk pengunjung beristirahat sejenak sambil menikmati pemandangan khas hutan Barito Utara untuk mengusir rasa lelah. Sensasi air terjun Jantur Doyam  akan dirasakan dengan mendengar suara gemuruh air yang jatuh dari atas dengan jelas. Memecah heningnya hutan Barito Utara yang rindang, diiringi nyanyian burung yang khas. Saat pengunjung telah sampai di kaki tangga atau bagian bawah tangga, pengunjung akan melihat air yang tumpah, mengalir, yang berasal dari Air Terjun Jantur Doyam, dan merasakan dingin sejuknya..lepaslah segala penat, lelah, jiwa dan raga seolah berada di dunia yang lain. Rasa capek yang dilalui selama perjalanan akan terbayar dengan kesegaran dan bening putihnya air di Objek Wisata Jantur Doyam ini. Wisata Air Terjun Jantur Doyam, dapat dikatakan sebagai  air terjun yang masih sangat alami, indah dan mengagumkan, air terjun ini memiliki ornamen batu yang tersusun cukup rapi, dengan tinggi kurang lebih 8 meter dan bertingkat..air yang mengalir dari sumbernya udaranya yang segar sejuk langsung dapat dirasakan di tempat ini sangat cocok bagi siapa saja yang ingin menghilangkan stress atau beban pikiran berat.

Kawasan ini dapat dikatakan layak untuk dijadikan Komoditas Bisnis sebagai salah satu sumber penggerak ekonomi masyarakat mengingat fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Utara mulai Tahun 2007 sampai Tahun 2015 telah mampu menarik minat wisatawan, bahkan sebagian besar fasiltas yang ada dalam keadaan baik karena terus dipelihara baik melalui rehabilitasi ringan maupun berat serta membangun baru, sehingga nilai jual kawasan wisata tersebut cukup baik dan tinggi. Indahnya panorama alam yang mampu membuat jiwa tenang, sehingga pantas jika Air Terjun Jantur Doyam bak surga dunia yang tersembunyi di balik pepohonan, semak belukar, hutan Barito Utara. Selain hawa yang sejuk pengunjung juga dapat mencuci muka atau bahkan mandi langsung di bawah kucuran derasnya air terjun sehingga perjalanan rekreasi wisata lebih bermakna. Pemandangan antara hijaunya alam, birunya langit, dan alunan gemerecik air terjun menyatu membuat lokasi ini tepat dijadikan tempat refleksi diri. Beberapa fasilitas wisata yang telah disediakan oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Barito Utara yaitu tempat parkir kendaraan roda dua dan empat bagi pengunjung, sarana bermain anak berupa  4 (empat) unit ayunan, Bagi pengunjung yang membawa anak-anak, dapat juga menikmati sarana bermain anak yang terdapat di Objek Wisata Jantur Doyam ini, selain itu terdapat 2 (dua) buah toilet, 1 unit ruang ganti pakaian, 6 (enam) buah gazebo serta 1 (satu) buah tempat memandang air terjun, tangga ornamen kayu ulin menuju air terjun. Jalan Rigid beton menuju Areal Objek Wisata Air Terjun.

(Written By Annisa Cahyawati, S.Ag, M.Si : Kabid Pariwisata)

Kamis, 26 Mei 2016

Festival Budaya Isen Mulang 2016 Part I - Antara Perjuangan dan Persaingan

Barito Utara adalah salah satu Kabupaten yang tidak pernah absen dalam mengikuti kegiatan Festival Seni Budaya Isen Mulang. Sejak perlombaanya masih sedikit sampai yang beragam, Barito Utara selalu berpartisipasi. Banyak sekali cerita seru yang mengiringi perjuangan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Utara dalam menggapai sukses pada kegiatan ini. Dengan membawa atlit olahraga tradisional, seniman dan seniwati serta official dan tim pendukung yang totalnya mencapai 156 orang. Hal ini tidak mudah. Armada Bus Maju Bersama sebanyak 7 unit dikerahkan. Penampungan Betang Barito Utara di Jl. Sisingamangaraja V - Palangka Raya dipersiapkan. 16 s.d 23 Mei menjadi hari - hari yang melelahkan bagi Tim Barito Utara. Dan segala sesuatu yang bersifat kolosal pun disusun sedemikian rupa. 

PAWAI BUDAYA (GEROBAK HIAS)
Dengan dana yang tidak terlalu fantastif, namun dengan kemauan dan kerja keras dari Tim Gerobak Hias, akhirnya Barito Utara bisa masuk Big Three alias Juara 3 pada Lomba Pawai Budaya. Kolaborasi antara pasukan Atak Soong Diang Bawe Barito Utara yang menggunakan kostum Sanggar BKT - Evendi Collection menambah nuansa etnis pada Tim Barito Utara. Disusul pasukan atraksi tari "Manyaluang" yang merupakan interprestasi dari diorama Saluang Tewei yang ada pada gerobak hias Barito Utara. Khasanah lokal masyarakat Barito Utara adalah Saluang Tewei dimana ikan ikan lezat bertubuh mungil bermunculan dan dipanen bersama sama olah masyarakat. Luar biasa perjuangan amang kacong alias Adi Supriadi dan Ghafur Saputra alias Oby disaat mempersiapkan gerobak hias. Terkuras tenaga dan keringat. Karena apa ? Ini adalah gengsi Kabupaten. Betul !! Apapun dan bagaimanapun hasilnya, nama baik Kabupaten dipertaruhkan. Dimana saat melewati tribun utama, disana duduk 14 orang pemimpin daerah masing - masing. Yang akan melihat bagaimana suasana pawai atraksi dan gerobak hias dari tempat asalnya. Apresiasi luar biasa kepada Distankannak, Distamben dan Dishutbun yang ikut membantu menyumbangkan pohon jagung, batu bara dan sawit sebagai pendukung gerobak hias. Juga Dinas PU sebagai bapak angkat lomba ini. Iringan Tim Barito Utara ditutup dengan kelompok Petani Sayur.

Gerobak Hias

Tim Atraksi Manyaluang

Tim Petani

Tim Busana / Kostum BKT Collection

Mr. Tanaka dari Jepang Ikut Berpose Bersama Tim 

Dan Barito Utara selalu "PATUH" dengan rambu - rambu juklak dan juknis yang dikeluarkan oleh Panitia Pelaksana Kegiatan. Apapun hasilnya, luar biasa!!